fbpx
Beranda » Info Wisata » Reboisasi Gunung Prau Dieng



Siapa di antara bro sis Langkah Kaki Adventure yang suka mendaki? Atau yang lebih suka ke gunung dibandingkan ke pantai?

Reboisasi Gunung Prau Dieng – Bagi bro sis yang pendaki sejati ingin melakukan Open trip Dieng ke Gunung Prau, pasti sudah tahu bahwa ada program rutin reboisasi di beberapa gunung tertentu setiap tahunnya. Kebetulan, mimin ikutan program Reboisasi Gunung Prau Dieng pada tanggal 8-9 Januari 2019 lalu. Mimin baru tahu kalau program reboisasi ini rutin dilaksanakan hehe, maklum bukan anak pendaki. Mau tahu keseruan mimin ikut program Reboisasi Gunung Prau Dieng bulan Januari 2019 kemarin?

Mimin sendiri tertarik dari sebuah banner mengenai acara tersebut dari anggota Base Camp Gunung Prau via Dieng. Pada dasarnya mimin bukan pendaki dan hanya ingin mencoba seperti apa mendaki serta ikut dalam acara pelestarian Gunung Prau. Terutama dengan beberapa bencana yang sempat terjadi pada 2018 lalu di beberapa daerah Indonesia tercinta, membuat mimin ingin berperan dalam menjaga bumi. Sebenarnya, Gunung Prau ditutup dari bulan Januari hingga Maret 2019 untuk kepentingan pembersihan sampah, pendataan ekosistem, reboisasi, evaluasi dan pemulihan jalur. Penutupan ini berlaku dari seluruh base camp yang ada menuju Gunung Prau dan dari situlah program reboisasi pada awal Januari 2019 mengajak seluruh individu yang peduli dengan alam ikut berpartisipasi untuk menanam ulang pohon di area Gunung Prau Di.

Rute ke Gunung Prau via Dieng

Dengan modal semangat dan kenalan yang mimin punya, akhirnya mimin berangkat dulu pada tanggal program reboisasi. Buat kalian yang mau naik ke Gunung Prau via dieng bisa menggunakan bus menuju Terminal Mendolo, Wonosobo. Mimin sih pake bus Pahala Kencana, pilihan lainnya ada bus Sinar Jaya, Damri dan beberapa bus lainnya. Tinggal kalian sesuaikan aja dengan kantong masing-masing beserta fasilitas masing-masing busnya. Kalian bisa berhenti di sebelum Terminal Mendolo, Wonosobo dengan bilang ke supir bus untuk bisa berhenti dekat tempat ganti bus mini menuju Dieng. Perjalanannya memakan waktu sekitar 8-10 jam, jadi jangan lupa bawa cemilan untuk di bus dan uang receh jika kalian mau ke kamar mandi saat pemberhentian bus nanti.

Tempat menginap yang mimin tuju adalah base camp Gunung Prau via Dieng, bro sis Langkah Kaki yang mau mendaki Gunung Prau sebenarnya bisa memilih 7 base camp lainnya. Selain pendakian gunung prau via Dieng, ada lagi dari jalur Patak Banteng, Wates, Ndorowati, Ngelak dan 3 jalur lain. Karena mimin tiba lebih dulu sebelum acara dimulai, anggota base camp mengajak mimin untuk membantu mempersiapkan acara. Mulai dari…

(Dok. pribadi)

menyiapkan bibit pohon sejumlah pendaftar program reboisasi, memanen buah carica asli dieng dari ladang warga sekitar base camp dan mengupas serta memasak buah carica. Bro sis Langkah Kaki udah tau kan tentang Buah Carica? Itu loh, buah yang terkenal banget dari Dieng dan biasa menjadi buah tangan atau oleh-oleh khas daerah Dieng! Ternyata untuk mengupas buah carica harus memakai trik sendiri karena terdapat getah yang bisa membuat tangan gatal. Jadi tangan harus dilumuri oleh minyak yang cukup tebal sehingga bisa melindungi tangan dari rasa gatal yang berasal dari getah buah carica. Memang ya, apa yang enak belum tentu gampang untuk didapatkan hihi *curcolmodeonmimin

Info pendakian Gunung Prau



Selama berada di base camp Dieng pun, seluruh anggota dan para pendaki lainnya begitu ramah dan peduli dengan mimin yang pemula dalam hal mendaki. Mimin juga ikut masak bersama dengan anggota base camp serta bercanda gurau dengan logat Jawa yang kental. Harap dimaklumi ya, mimin kurang bisa berbicara bahasa Jawa hehe. Gak cuma pendaki pria, ada juga kok pendaki wanita yang suka menginap di base camp ini. Soalnya memang terbuka bagi para pengunjung yang ingin tinggal di base camp Dieng dan para anggotanya juga seru- seru.

Nah, pada tanggal 8 Januari 2019, para pendaki lainnya semakin banyak yang berdatangan untuk mengikuti acara reboisasi. Ga cuma dari Jakarta kayak mimin, pendaki dari Sukabumi, Tangerang, Jepara, Semarang, Purwokerto, Batang dan daerah lain pun ikut mengambil bagian untuk menanam kembali pohon di area Gunung Prau. Setelah mimin tanya- tanya, ternyata acara ini dilaksanakan secara bergiliran oleh setiap base camp Gunung Prau dan kemarin tepat dilaksanakan oleh tim base camp via Dieng. Nah, untuk acara seperti ini lagi akan diadakan tahun depan dari base camp Wates, Temanggung, dan base camp lainnya akan mengadakan penanaman di jadwal yang berbeda.

Pada malam hari, terdapat acara pembukaan berupa acara hiburan, pembekalan dan bercengkrama dengan para pendaki dari berbagai daerah. Setelah sambutan dari beberapa pihak yang mendukung kegiatan ini untuk daerah Gunung Prau, dilanjutkan pembekalan mengenai sampah dan cara mendaki dari pendaki yang berpengalaman. Pembekalan seputar sampah dan cara untuk tetap melestarikan alam, dibawakan oleh Om Doddy dari Trashbag Community Salah satu pendaki berprestasi yang memberikan pembekalan yaitu Mas Willy Kurniawan, beliau memberikan pengarahan seperti cara berpakaian, mendaki sesuai dengan keadaan tubuh dan menjaga stamina selama melakukan pendakian. Mas Willy sendiri akan mewakilkan Indonesia dalam acara pendakian ke Kutub Utara loh, keren kan pembicaranya? Acara kemudian ditutup oleh pertunjukan hiburan yang menyemangati para pendaki sebelum mendaki Gunung Prau untuk melaksanakan reboisasi.

(Dok. Pribadi)

Setelah beristirahat, pukul 05.30 WIB tanggal 9 Januari 2019 semua peserta dan panitia memulai pendakian untuk menanam bibit pohon yang sudah dibagikan. Oh ya mimin hamper lupa, pesertanya bukan cuma orang dewasa loh, para murid SMP pun ikut dan berpartisipasi dalam mereboisasi Gunung Prau. Salah satu hal yang bisa bro sis Langkah Kaki Adventure dapatkan dalam hal mendaki, menurut mimin yaitu kita bisa jadi tahu seperti apa diri kita, terutama dalam hal stamina. Kalo kalian merasa lelah, bisa kok berhenti sejenak untuk bernapas atau minum. Selain itu, kerja sama karena untuk mendaki minimal harus ditemani seseorang agar kita tetap aman dan selamat. Pastinya juga, kedisiplinan dan tanggung jawab juga ditekankan ketika kita harus mengikuti aturan pendakian gunung dan tidak membuang sampah sembarangan.



Pendakian Gunung Prau via Dieng sendiri memiliki tiga titik pos henti dan tetap dalam jalur pendakian yang ada ya. Jika dalam pendakian normal, para calon pendaki wajib mendaftarkan diri dan membayar asuransi sebelum mendaki. Sebab pendataan identitas pendaki sangat penting untuk tim base camp siap siaga jika terjadi sesuatu. Saat datang acara ini, mimin juga udah mendaftar kok dan untungnya udah dibantu juga sama panitia karena mereka tahu kalau pendakian ini yang pertama buat mimin hehe.

Nah ini nih keseruan para peserta menanam bibit pohon di sekitar area Gunung Prau.

(Dok. Pribadi: Chumaidi Fahmi)

Seru banget kan program reboisasi ini?

Setelah penanaman reboisasi, para pendaki dan mimin diajak untuk memungut sampah yang dilihat atau menyimpan bungkus roti sebagai bekal dan dibawa kembali ke base camp. Saat menelusuri area Gunung Prau pun, mimin juga melihat banyak masyarakat dari daerah sekitar yang juga memungut sampah untuk menjaga kebersihan Gunung Prau. Super keren kan? So, buat bro sis Langkah Kaki juga harus punya semangat sama untuk melestarikan dan menjaga kebersihan alam kita di manapun kita berada ya. Salam Lestari!

Ga terasa juga, bahwa Dieng Culture Festival akan segera dilaksanakan lagi tahun. Udah baca artikel yang dulu pernah mimin post belum? Keseruan dari acara Dieng Culture Festival 2019 gak bakal kalah dari tahun lalu, bahkan kuota kloter I udah habis dan dibuka kloter II loh, padahal baru akan dilaksanakan pada 2-5 Agustus 2019 loh. Jadi jangan sampai kehabisan tiket ya bro sis Langkah Kaki. Segera pesan dan bisa dicicil untuk pemesanan melalui Langkah Kaki Adventure loh! Adapun Open Trip Dieng lainnya yang kami sediakan. Langsung hubungi mimin-mimin yang ada pada kontak di instagram @Langkah_Kaki ya. Sampai berjumpa di Dieng Culture Festival bro sis!

(Dok. Pribadi: Chumaidi Fahmi)

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.